AKUNTANSI MULTINASIONAL : TRANSAKSI MATA UANG ASING DAN INSTRUMEN KEUANGAN
PERMASALAHAN
AKUNTANSI
Topik saat ini mengenai
nilai tukar mata uang asing dan instrumen keuangan. Banyak perusahaan yang
sudah berkembang dan melakukan transaksi lintas negara sehingga mata uang yang
digunakan tidak selalu Rupiah. Kegiatan perusahaan seperti impor dan ekspor terjadi
ke berbagai negara sehingga perusahaa harus bisa membuat laporan keuangan yang
disajikan kembali dengan menggunakan mata uang asing.
Perusahaan yang melakukan transaksi lintas negara (cross-border)
terutama ekspor-impor pada umumnya akan dihadapkan pada risiko perubahan kurs
mata uang asing, atau memiliki eksposur mata uang asing (foreign exchange
exposure). Risiko perubahan kurs tersebut mempunyai dampak potensial pada
tingkat profitabilitas, arus kas bersih dan nilai pasar perusahaan.
KURS MATA UANG ASING
PENENTUAN
KURS
Mata uang suatu negara mirip
dengan komoditas lain,dan kursnya berubah karena sejumlah factor ekonomi yang
memmengaruhi permintaan penawaran terhadap mata uang tersebut. Sebagai
contoh,jika suatu negara sedang mengalami tingkat inflasi yang tinggi,daya beli
mata uangnya kan menurun. Penurunan nilai suatu mata uang di cerminkan oleh
penurunan posisi mata uang negara tersebut relative terhadap mata uang negara
lain. Factor yang menyebabkan fluktuasi kurs adalah neraca
pembayaran,perubahan suku bunga,dan tingkat investasi negara tersebut serta
stabilitas dan proses tata kelola (governance).
KURS LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG
Kurs Langsung
Kurs langsung (direct exchange rate-DER) adalah banyaknya
mata uang lokal (local currency units—LCUs)
yang diperlukan untuk memperoleh satu unit mata uang asing (foreign currency unit-FCU).
Cara menghitung Kurs langsung:
DER = (nilai setara rupiah) /
(1 FCU)
Kurs Tidak Langsung
Kurs tidak langung (indirect exchange rate-IER)
adalah banyaknya mata uang asing (foreign currency unit-FCU)
untuk mendapatkan satu unit mata uang lokal.
Cara menghitung Kurs langsung:
IER = (1 FCU) / (nilai setara
rupiah)
PERUBAHAN
KURS
Perubahan kurs mengacu pada semakin menguat atau
melemahnya suatu mata uang dibandingkan dengan mata uang yang lain.
Perlu diingat bahwa:
|
Menguatnya
Rupiah
|
Melemahnya
Rupiah
|
|
Lebih sedikit mata uang rupiah yang diperlukan untuk
memperoleh satu unit mata uang asing
|
Lebih banyak mata uang rupiah yang diperlukan untuk
memperoleh satu unit mata uang asing
|
|
Satu rupiah memperoleh lebih
banyak mata uang asing
|
Satu rupiah memperoleh sedikit
unit mata uang asing
|
Kurs
Tunai (Spot Rate) dan Kurs Sekarang (Current Rate)
Kurs tunai (spot rate) adalah kurs
yang digunakan dalam penyerahan segera suatu mata uang. Kurs sekarang (current
rate) didefinisikan secara sederhana sebagai kurs tunai pada tanggal neraca
suatu entitas.
Kurs
Masa Depan (Forward Exchange Rate)
Yaitu kurs untuk pertukaran mata uang
di masa mendatang. Selisih antara kurs masa depan dan kurs tunai pada suatu
tanggal tertentu dinamakan spread. Spread memberikan informasi tentang
kemungkinan penguatan atau pelemahan dari suatu mata uang.
TRANSAKSI MATA UANG ASING
Transaksi mata uang asing adalah aktivitas ekonomi yang
dinyatakan dalam mata uang selain mata uang pencatatan suatu entitas. Transaksi
tersebut meliputi:
Pembelian atau penjualan barang/jasa (impor atau
ekspor),dimana harganya dinyatakan dalam mata uang asing.
1.
Pembelian
atau penjualan barang/jasa (impor atau ekspor), dimana harganya dinyatakan
dalam mata uang asing.
2. Utang atau piutang pinjaman dalam mata
uang asing
3. Pembelian atau penjualan kontrak kurs masa
depan
4.
Pembelian
atau penjualan unit mata uang asing
Untuk
tujuan laporan keuangan, transaksi mata uang asing harus ditranslasikan ke
dalam mata uang pelaporan yang digunakan perusahaan. Pada
setiap tanggal neraca baik interim maupun tahunan, saldo akun yang dinyatakan
dalam mata uang selain mata uang pelaporan dari suatu entitas harus disesuaikan
untuk mencerminkan perubahan kurs selama periode tersebut sejak tanggal neraca terakhir
atau sejak tanggal transaksi mata uang asing jika transaksi tersebut terjadi
pada periode yang bersangkutan.
Transaksi Ekspor
Impor dalam Mata Uang Asing
1.
Tanggal transaksi → mencatat transaksi pembelian atau penjualan pada
nilai setara dolar AS menggunakan kurs langsung tunai pada tanggal tersebut.
2.
Tanggal neraca → menyesuaikan utang atau piutang menjadi nilai setara
rupiah pada akhir periode menggunakan kurs langsung sekarang. Mengakui
keuntungan atau kerugian sebagai akibat perubahan kurs antara tanggal transaksi
dan neraca.
3.
Tanggal pelunasan → pertama-tama menyesuaikan utang atau piutang untuk
setiap perubahan mata uang asing antara tanggal neraca (atau tanggal transaksi
jika transaksi tersebut terjadi setelah tanggal neraca) dengan tanggal pelunasan,
mencatat keuntungan atau kerugian yang terjadi, kemudian mencatat pelunasan
utang atau piutang dalam mata uang asing tersebut.
MENGELOLA RISIKO MATA UANG
INTERNASIONAL DENGAN INSTRUMEN KEUANGAN PERTUKARAN MATA UANG MASA DEPAN
(FOREIGN CURRENCY FORWARD EXCHANGE)
Entitas
multinasioanal mengelola risiko mata uang asing mereka dengan menggunakan
beberapa jenis instrument keuangan seperti:
1.
Kontrak masa depan dalam mata uang asing
2.
Opsi mata uang asing
3.
Mata uang asing berjangka
Akuntansi untuk derevatif dan aktivitas
lindung nilai (hedging) berpedoman pada dua standar. PSAK 50 , "instrument
keuangan:penyajian dan pengungkapan", dan PSAK 55. "instrument
keuangan: pengakuna dan pengukuran", mendefinisikan derivative dan
menetapkan aturan umum dalam pengakuan derivatif baik sebagai asset atau
kewajiban dalam neraca dan mengukur instrument keuangan tersebut pada nilai
wajar.
Instrument keuangan (financial instrument) adalah kontarak yang akan meningkatkan nilai asset dari suatu entitas dan instrument utang dan ekuitas pada ekuitas lain. Contohnya antara lain bukti pemilikan,wesel bayar,wesel tagih,serta berbagai jenis kontrak keuangan lainnya.
Instrument keuangan (financial instrument) adalah kontarak yang akan meningkatkan nilai asset dari suatu entitas dan instrument utang dan ekuitas pada ekuitas lain. Contohnya antara lain bukti pemilikan,wesel bayar,wesel tagih,serta berbagai jenis kontrak keuangan lainnya.
1. Memeliki satu atau lebih
variabel pokok yang mendasari dan (underlying) dan satu atau lebih jumlah
nasional (national amount)
2.
Tidak memerlukan investasi awal bersih atau kalaupun
memerlukan investasi,maka nilainya lebih kecil bila dibandingkan dengan jumlah
yang dibutuhkan oleh jenis perjanjian lain yang diperkirakan akan menghsilkan
efek yang sama terhadap perubahan dalam factor-faktor pasar.
3. Persyaratan perjanjian
mengharuskan adanya settlenebt (pelunasan) pada tanggal tertentu dimasa yang
akan datang.
Devinisi spesifik dari deratif adalah suatu instrument
keuangan atau kontrak yang mempunyai semua criteria berikut.
Instrument keuangan yang mengandung satu
atau lebih variabel pokok yang mendasari (underlying) dan satu atau lebih
jumlah nasional ( national amount), yang menentukan persyaratan instrument
keuangan tersebut.
KONTRAK
PERTUKARAN MASA DEPAN
Untuk laporan keuangan yang berakhir
pada oktober 2005.komite nilai tukar mata uang asing ( foreign exchange
committee) dari badan federal reserve new York melaporkan bahwa volume
rata-rata harian pada instrument nilai tukar adalah sebesar $440
miliar,sedangkan volume rata-rata harian transaksi opsi mata uang asing sebesar
$37 miliar.
Perusahaan yang beroperasi di
mancanegara sering kali menggunakan kontrak masa depan (forward exchange
contract) dengan pedagang mata uang asing untuk menukarkan berbagai mata uang
pada kurs dan tanggal tertentu dimasa depan. Kontrak pertukaran masa depan ini
diperoleh dari pedagang mata uang asing. Biasanya, kontrak ini di tulis untuk
salah satu mata uang internasional utama. Kontrak umumnya tersedia untuk jangka
waktu berapa pun hingga 12 bulan kedepan, namunn kebanyakan lebih
singkat,antara 30 sampai 180 hari. Kontrak pertukaran masa depan ini dapat
berupa perolehan mata uang asing atau penyerahan mata uang asing pada tanggal
tertentu dimasa depan atau yang disebut dengan tangggal kedaluarsa (expiration
date). Kurs pertukaran kontrak tersebut berbeda dengan kurs tunai karena
berbagai factor ekonomi yang terlibat dalam penentuan kurs masa depan vs kurs
tunai pertukaran. Untuk transaksi lindung nilai,jika kurs masa depan lebih
tinggi dari pada kurs tunai,maka selisih antara kurs ini disebut premi atas
kontrak pertukaran masa depan (premium on the forward exchange contract);ini
berarti mata uang asing di jual pada harga lebih tinggi( harga premium) dibandingkan
dengan pasar masa depan (forward market). Jika kurs masa depan lebih rendah
dari pada kurs tunai,maka selisihnya disebut dengan diskon atas kontrak
pertukaran masa depan (discount on the forward exchange contract);ini berarti
mata uang asing dijual pada harga yang lebih rendah (harga diskon) dibandingkan
dengan pasar masa depan.
PSAK 55 menetapkan aturan
dasar untuk akuntansi atas kontrak pertukaran masa depan. Perubahan nilai wajar
harus diakui,namun akuntansi khusus untuk perubahan tersebut tergantung pada
tujuan dari lindung nilai. Untuk kontrak pertukaran masa depan,aturan
dasarnya adalah menggunakan kurs masa
depan untuk mencatat kontrak masa depan.
Perusahaan yang beroperasi di pasar internasional dipengaruhi oleh risiko bisnis normal, seperti kurangnya permintaan atas produk mereka di pasar luar negeri, unjuk rasa buruh, dan transportasi yang tertunda dalam pengiriman produk mereka kepada pelanggan luar negeri. Perusahaan juga dapat mengalami risiko mata uang asing ketika melakukan transaksi dalam mata uang lain. Ada sekitar 150 jenis mata uang diseluruh dunia tapi sebagian besar perdagangan internasional dilakukan dalam enam mata uang utama yaitu : dolar AS, poundsterling Inggris, dolar Kanada, euro, yen Jepang dan franc Swiss.
BalasHapusInstrumen keuangan adalah kontrak yang akan meningkatkan nilai aset dari suatu entitas dan instrumen utang atau ekuitas pada entitas lain. contoh, bukti kepemilikan, wesel bayar dan wesel tagih serta berbagai jenias kontrak keuangan lainnya.
PSAK 55 menjelaskan aturan umum bahwa kurs yang relevan untuk menilai kontrak pertukaran mata uang asing adalah kontrak masa depan pada tiap tanggal penilaian . Ingat bahwa PSAK 10 menjelaskan bahwa piutang usaha atau utang usaha yang didenominasi dalam mata uang asing dinilai dengan menggunakan kurs tunai pada tanggal penilaian. Kontrak pertukaran harus disesuaikan atas perubahan nilai wajarna. Karena dua kurs yang digunakan berbeda-kurs tunai dan kurs masa depan - umumnya akan timbul perbedaan antara jumlah keuntungan atau kerugian.Perbedaan ini tidak terlalu besar namun akan menimbulkan sedikit volatilitas dalam arus laba.